Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Akankah semua akan berakhir bahagia

Ya Allah.....
sekarang kau telah menunjukkan salah satu jalanmu padaku......
Ya Allah. tp apakah semuanya itu pantas buatku....
Aku malu padamu...
malu akan semua yang telah kau berikan padaku yang selalu berbuat dosa padamu....

Ya Allah....ampunilah aku....
ampuni..atas segala dosaku padamu.....
terkadang aku merasa sangat munafik padamu....

aku sadar dan aku tau , bahwa engkau menciptakan aku dan makhlukmu yang lain.. tdak untuk yang lain....melainkan hanya untuk beribadah kepadamu.....
Tp....apa yang ku lakukan padamu ya Allah...
hampir setiap hari aku berbuat dosa padamu.....
bahkan aku tak selalu mengingatMu
padahal Engkau tak sedikitpun mencampakkanku....

Tuhanku..... aku tau.... aku banyak dosa padaMu....
dan aku tak pantas sekalipun menginjakkan kakiku di surgaMu...
Tapi apa daya...aku juga gak akan pernah sanggup jika harus berpelukkan nerakamu.....

Ya Allah...Tetapkanlah Iman dan Islamku sampai aku menghembuskan nafas terakhirku....
hiaskannlah lafadz LAA ILA HA ILALLAH...dibibirku...saat skratul maut mulai menjemputku....
dan Limpahkanlah Rahmat dan maghfirahmu...ketika ku sdah memasuki gerbang kuburMu...
sehngga ku dapat mengharapkan masruroh....di sisiMu...
Amien....

Cinta bagaikan tulang belulang

Cinta bagaikan tulang belulang..

Yang tersusun rapi di setiap jengkalnya...

Bersatu padu dari ujung ke ujung..

Dan tak mudah patah walau besi merajamnya..


Sangkakala yang tertiup di surga nyata..

Menyatakan hati yang tak berkesudahan..

Kata-kata cinta yang terucap melekat..

Dan merasuk jadi tubuh yang kuat...


Bayangkanlah cinta itu rapuh...

Ego dan dengki memisahkan ujungnya..

Bagai jembatan yang tiada tiang...

Dia kan roboh tak sisakan kenangan..


Tapi taulah jika kau menyelaminya...

Bahwa dasarnya cinta adalah sejati..

Kau kan saling memahami..

Kokohnya cinta setiamu yang kuatkannya...

Bukalah Matamu

Lihatlah... Pandanglah rumput hijau terbentang
Pandanglah birunya langit terhampar...
Begitu luasnya, begitu indahnya...
Masihkan kau tertidur wahai para pencinta...

Bangunlah dari kematian sia-sia itu...
Ingatlah hari ini tak secerah hari esok.
Kecaplah segala rasa yang masih ada...
Mungkin terasa manis tersisa setetes madu..

Cinta itu ada , cinta itu nyata...
Janganlah tertanam benakmu di tanah air ini..
Meski semua tlah menjauh dari hukum kasih..
Ulurkanlah tanganmu tuk berbagi di dalam cinta..

Angkara murka adalah luka lamamu...
Mari kubalut lembut dengan sutra ketulusan...
Mari melangkahi hari menuju hari...
Menuju cinta yang melebarkan serambinya di hatimu.

Jangan Tinggalkan Aku

Sebagaimana dedaunan pergi bersama aliran..
Kuharap hatimu tak berlari dari peraduan..
Karna siapa lagi hartaku yang berharga..
Selain engkau sang kencana di dalam jiwa..
Yang mewarnai dan mengisi hati yang kosong.

Sayang dan rasa adalah milikku seorang...
Kupersembahkan semuanya bagimu saja..
Selayaknya sang ratu, istanaku adalah istanamu.
Kaulah menemani siang dan malam hidupku...
Dan tiada arti dunia jiwa hadirmupun tiada...

Seharapnya padamu seorang kekasih..
Janganlah tinggalkan aku di sini, sayang...
Kubutuh belaian dan kasih sayang darimu...
Karna tabuh genderang cinta bergelora bagimu..
Dan bila kau pergi, meranalah hati ini..

Sekarang aku baru untuk menyadari..

Rasa sayang yang tercipta..
Begitu dalam kepada dirimu..
Kasih yang kupuja setiap waktu..
Di setiap suka dan duka...
Di setiap derita dan bahagiaku..
Engkaulah kekuatanku...
Agarku mampu bertahan dari ini semua...

Sekarang aku baru menyadari..
Betapa berartinya dirimu kasih...
Kita berpisah untuk sementara waktu...
Namun, rasa rinduku ini tak tertahan lagi..
Aku butuh kamu di sini...
Dan slalu membutuhkanmu tuk temaniku kembali..
Karena aku sungguh mencintaimu...

Kerinduan yang smakin dalam ini..
Buat lautan asmaraku semakin kering..
Dan kehidupan di dalam nya mati kehausan..
Aku rindu padamu dan ingin dirimu..
Tuk berikan aku lagi embun sayangmu..
Sadarkanlah aku akan besarnya sayangku..
Dan kutakingin lagi, melihatmu jauh...

Album Cintaku

Lahar kebencian yang hancurkan jiwa dan ragaku..
Kumenangis dalam keramaian malam..
Kuberteriak dalam kesepian dunia....
Bukan indah cinta yang kurasakan..
Tetapi siksa dunia yang terus menggores...
Kutenggelam dalam keputusasaan...
Album cinta itu... tak dapat kubuang..
Karena darinya semua tlah berikan arti..
Bahwa ada cinta sejati yang dinantikan..
Menunggu di depan pintu kenyataan..
Yang tak kusadari selalu kulangkahkan kakiku...
Ke sana... ke arah cinta yang sesungguhnya..
Lewat album cinta...yang terpampang wajah-wajah..
Kuselipkan selembar paras yang terindah...
Paras terakhir yang kutemukan, yang kuharapkan...
Bisa jadikan hidupku penuh..akan cinta yang sejati..

Selama rinduku padamu

Selama rindu...
Hanya bayang-bayangmu yang menjelma...
Dimana aku berada, wajahmu yang terasa..
Terbayang selalu akan dirimu..
Membuat aku ingin selalu di sisimu..

Selama rindu...
Tiada gadis lagi yang secantik dirimu..
Tak ada harapan akan insan yang lain...
Otakku meregang dalam khayalan dirimu...
Siapapun meredup, engkau yang menyala...

Selama rindu...
Aku hanya bisa menunggu dan terus menunggu...
Adakah waktu itu diputar kembali...??
Saat saat bersamamu yang tak bisa hilang...
Buatku semakin sayang, pabila kau menjauh...
Aku menunggumu dan akan terus menunggu...

Selama rindu...
Ini semua selalu untukmu....

Perih hatiku Ini

Diam sunyi dingin membelai tubuhku yang rapuh
Saat semua angan yang mulai terbuka cerah
Menjadi hitam pekat dalam kegelapan
Hati ini hancur tak terkendali oleh tawa, tangis, amarah

Tetes peluh mengalir deras bersama tetes air mata
Dari hati yang terluka akan cinta yang telah diraih
Namun hanya sekejap semua bahagia menjadi tangis
Sirna semua harapan akan cinta, lenyap sudah asa ini

Terasa perih hatiku bagai tertancap oleh duri mawar indahmu
Yang kau tancapkan perlahan dalam hatiku
Tetes darah cinta sejati mengalir pekat dalam tangis hidup ini
Menoreh luka batin yang tak terjawab

membekas lekat di jiwa dan raga ini
Ingin ku kayuh lagi asaku tapi entah kapan kumulai
Aku ingin berdiam sendiri dalam keheningan mimpi
Mengobati perih hatiku yang kau berikan

Jeritan Dari Dalam Hatiku

"Masa lalu akan menjadi kenangan"
"Masa kini akan menjadi perjuangan"
"Masa depan akan menjadi harapan"

Perih yang kurasakan kini
Saat cinta palsu darimu telah kupahami
Aku akan pergi meninggalkan masa lalu
Tuk obati pedih hatiku

Langkah kakiku bergetar tak menentu
Saat hati kian merana rasakan perih
Siksa batin tak terkendali
Ingin akhiri hidup ini

Namun bila semua kulakukan
Hanya kebodohan yang akan menang
Aku tak mau lakukan hal yang bodoh ini
Aku akan bertahan dan obati luka hatiku

Meski hati ini kian menjerit karena luka yang begitu dalam
Aku akan berjuang tinggalkan yang lalu
Melangkah menuju harapan baru
Temukan cinta sejati yang utuh tak bernoda

Jeritan hatiku ini akan menjadi semangat dalam hidupku
Tuk temukan yang terbaik dari semua yang baik

Kurasakan Cinta Lagi dan Lagi

Sejuk hati ini kian terpikat...
Setiap kali kujejakkan langkah ini..
Setiap kali kuberdendang kepada alam ini..
Dunia tak segan-segan menyapa hatiku..
Yang terbesir ombak yang terjam...
Yang tak biarkan puing sampai ke pantai..
Hati ini terhalang ombak keraguan...

Ah, tapi sekarang hanyalah bekas saja..
Ukiran biasa yang buatku sadar...
Akan rahasia hidup ini yang nyata...
Akan cinta yang tiada batas kurasa...
Dia, anugerah-Nya jatuh atasku kembali..
MEmupuk hatiku yang retak dan gersang...
Dengan kasih sayang melalui sang Hawa...

Ya..dialah hawaku...
Kulah sang Adam yang merindukannya...
Meradang segala gundah yang terbesit..
Karena kehadirannya yang kuinginkan...
Di kala luka ini terus perih...
Kurasakan cinta itu lagi...
Kembali pulang dalam sangkar hatiku...
Tetaplah tinggal oh cinta...
Jangan tinggalkan aku lagi...
Biarkanlah aku bahagia bersamanya...

Doa ku

Disini kuterdiam dan berdoa
Menanti satu jawaban dariNya
Dengan hati tulus kuserahkan padaNya
Segala asa dan harapku hanya padaNya

Meski waktu mengikis umurku
Namun kutetap percaya
Bahwa suatu saat nanti segala harapku
Akan dijawabNya.....
Amin.....

Rinduku Bagaikan Hujan Turun

Hari ini tak satu jua mentari membakar..
Sekalipun kurindukan sang mentari bersinar..
Oh... hujan yang membawa kesejukkan...
Pabila datang engkau, semuanya berubah...
Seperti pepatah tua yang mengatakan..
Kemarau setahun terhapus kar'na hujan sehari..
Sungguh engkau bagaikan cintaku...
Yang hapuskan luka lama, sekejap berikan bahagia..
Wahai hujan pembersih segala luka...
Pahami aku yang haus akan cinta ini..
Jangan buat aku menunggu engkau..
Sama seperti dia yang kutunggu selalu...
Datanglah bersamanya pabila kau mau..
Tapi itulah khayalan semata...
Impian tak seindah kenyataan...
Kuharus menira cobaan ini semua...
Menahan rindu pada sang kekasih...
Yang telah pergi untuk sesaat..
Dan kan kembali dalam sekejap..
Seperti engkau, hujan yang menyinari aku...

Jalanku Untuk Menuju Harapanku

Jalan ini tak selamanya halus
Selalu ada yang retak maupun gelombang
Dengan segenap kekuatan
Aku kan melangkah menuju tujuan yang indah

Tegarkan hati hadapi segala rintang
Menuai asa menghapus masa lalu
Jalan cahaya yang termegah kan selalu ada
Menapak perlahan menuju kedamaian abadi

Jalanku menuju harapan kan selalu ku tempuh
Meski raga ini lemah, namun jiwa ini kuat
Percaya akan keajaiban hidup
Tinggalkan masa lalu dan menuju jalan harapan

Cinta itu Adalah Misteri

Wahai sobat...
Seandainya kau temukan dirimu dicintai...
Dicintai seseorang yang mengharapkan cintamu...
Kar'na dia begitu ingin mendapatkan tempat di hatimu..
Jangan kau lukai dia...
Karena cintanya adalah penghormatan bagimu...

Sedarinya kita berurusan dengan cinta..
Kepedihan dan kesedihan yang engkau rasakan...
Janganlah jadi beban dalam hatimu...
Sekalipun berbeda cara kau atasi semua..

Andai kata kita mencintai dia yang mencintai kita..
Cinta itu memilih tuk pergi....
Tiada satupun yang jadi kambing hitamnya...
Relakanlah cinta itu pergi darimu..
Kar'na setiap yang berlaku ada maksud tersembunyi..

Pabila masa berganti masa berlalu...
Jangan biarkan hatimu memilih cinta...
Kar'na cinta tidak untuk dipilih...
Dialah yang memilihmu...
Dan pula kan memilih singgah di hati manapun...

Terimalah misteri cinta dalam segala suasana..
Nikmatilah kendati cinta berikanmu bahagia...
Karena cinta selamanya kan jadi misteri...
Bersyukurlah pada cinta..
Pabila dia pernah singgah padamu...

Air Mata Terakhirku

Saat ku berdiri ditengah derasnya hujan
Diri ini serasa sendiri, sunyi, dan sepi
Berharap yang tak mungkin kembali
Menggores batinku ini

Tetes air mataku ini jatuh membasahi bumi
Merintih pilu kala hujan deras tak kunjung henti
Mengoyak ragaku yang seakan mati
Ditinggal kekasih hati yang kudamba

Air mata ini akan menjadi yang terakhir
Sebelum diriku menjenguk dirimu
Bersama malaikat surga yang menawan
Disana kita kan abadi selamanya

Jeritan Kebahagiaanku

Kumenjerit....menggema dalam keheningan...
Jiwaku damai dengannya...cinta.............
Engkau tlah menjadi kekasihku...
Dalam setiap hariku yang penuh cobaan...
Kita lalui bersama, walau banyak rintangannya...
Kekuatan kita bersama, yang jadikan kita mampu...

Ah......cintaku bersemi...
Bagaikan taman di surga langit..
Aku berbungan dan bertebaran wangiku...
Aku memegang tangannya dan memeluk dia...
Kukecup dia dalam setiap nafas...
Dia, dia yang berikan aku bahagia...
Kuterpejam dalam indahnya cinta ini.....

Sejuk kurasakan bila terus mencinta..
Sampai akhirnya, jeritan itu berakhir...
Dan aku kan menutup mata dalam lembaran hidup...
Aku kan menangis pilu, karena perpisahan...
Hanya maut yang memisahkan cinta...
Tapi memori dalam roh ini...
Takkan terhapus, bahkan jiwa ini terpadamkan..

Damaikan Hatiku

Disini aku memandang langit
Yang begitu indah malam ini
Memandang luas ke angkasa
Menyentuh bintang gemintang

Mencoba mengisi hati bersama indahnya malam
Bertaburkan bintang yang gemerlap
Menuai hati yang hampa menjadi indah
Menuju esok yang lebih nyata

Damaikan hati yang penuh rindu
Akan cinta yang menanti diriku
Di depan mata di ujung jalan itu
Aku kan datang temuinya

Pesan Cintaku

Ada banyak cara untuk kita mengucapkan cinta dan bagaimana kita mengatakan cinta kita pada sang kekasih. Tapi apakah besarnya cinta itu dapat diukur dari kata-kata saja? Cinta yang kekal akan lebih berasa bila engkau sungguh-sungguh memberikan cinta itu dalam perbuatanmu pada dia yang kamu puja, dan janganlah berbuat hal bodoh yang berlawanan jauh dari apa yang kamu katakan padanya. Karena sikap dan perilaku lebih berguna nyata daripada sekedar kata-kata saja. Cintai dia...dan jangan berubah selamanya....

Cinta Bersemi Kembali

Kupandang langit penuh awan berarak
Bersama mentari sembunyi di baliknya
Kulihat detik waktuku semakin bergulir
Menanti esok kan datang kembali

Terasa hati ini menjadi tenang
Saat bunga yang berguguran bersemi kembali
Sama seperti hati yang layu ini
Kembali bersinar penuh warna

Tiada kulupa semua yang indah telah kulalui
Namun kubuang segala perih yang kedapati
Menuju hari cerah kian menanti
Bersama elok sang mentari

Berita Aneh dan Unik Terbaru Harusnya Kau Pilih Aku TERRY

Kekasihmu tak mencintai
Dirimu sepenuh hati
Dia selalu pergi meninggalkan
Kau sendiri
Mengapa kau mempertahankan
Cinta pedih menyakitkan
Kau masih saja membutuhkan dia
Membutuhkan dia

Kau harusnya memilih aku
Yang lebih mampu menyayangimu
Berada di sampingmu
Kau harusnya memilih aku
Tinggalkan dia
Lupakan dia
Datanglah kepadaku

Kau tak pantas tuk disakiti
Kau pantas tuk dicintai
Bodohnya dia yang meninggalkanmu
Demi cinta yang tak pasti